Setelah keluar dari gedung sekolah, gadis itu berjalan dengan amat berhati-hati dengan mata melirik kanan-kiri. Setelah memastikan keadaan aman, ia mulai berlari, namun..
"ALIA!!"
Gadis itu menoleh ke belakang, dan sebuah senyum terbit di wajahnya. Segera ia menghampiri sosok yang memanggilnya tersebut.
"Nada? Lo udah keluar dari kelas ternyata!" seru Alia.
"Udahlah! Gue nyariin lo! Nih, gue mo nyerahin ini.." ujar Nada sambil menyerahkan secarik kertas.
"Pemilihan seni budaya.." gumam Alia.
"Yuk pulang! Jemputan lo mana?" tanya Nada,
"Tau deh.. Gue cari dulu ya! Lo langsung ke jemputan lo, kan? Gak ke kantin kan?"
"Iya.. Gue duluan ya! Dadah!"
"Iye.." balas Alia.
Gadis itu langsung melangkah meninggalkan tempatnya, ia mencari jemputannya dan akhirnya menemukannya. Ia langsung masuk tanpa berpikir panjang. Setelah menaruh tasnya, ia pergi ke kantin untuk membeli minum. Berhubung disana ia tak menemukan sahabat-sahabatnya, ia langsung kembali ke jemputannya.
Di jemputan, ia menemukan dua wajah baru telah "menghuni" bangku depan. Saat mobil berjalan, kedua anak itu mulai ribut dengan pembicaraannya. Lalu supir jemputan mulai "mengenalkan" kedua anak itu dengan Alia. Kedua anak itu-pun sangat sering menjengukkan kepala mereka ke arah Alia. Sehingga gadis itu merasa bete. Setelah perjalanan yang membosankan, Alia sampai dirumah dengan selamat.
The End
*nothing special huh?
No comments:
Post a Comment