Tuesday, 14th June '2030
DUAAK!! "Ow! Sakit tahu! Kenapa kau menabrakku!?" bentakku. "Karena itu bunga keabadian! Kalau kau menyentuhnya, kau akan mati! Dasar pelupa! Padahal tadi baru dijelaskan.." sahut Vera sambil melotot ke arahku. Aku meringis. Tiba-tiba, Wuuuuush! Sebuah sapu terbang melesat dengan cepat diatasku, Vera termenung, ia langsung menyeretku. "Ayo cepat! Keamanan datang!" serunya. Dalam perjalanan pulang selintas aku melihat sebuah bayangan hitam menuju salah satu bunga yang ada di kebun pohon kehidupan, aku bergidik, tapi Vera langsung mengajakku bicara lagi. Aku pun langsung melupakannya.
Wednesday, 15th June '2030
"Hoaaaahm!" aku menguap sambil mengibaskan selimutku. Aku langsung berjalan menuju tempat penyimpanan sapu, disana aku mengambil air untuk memberi minum Chester -(Kita harus berperikesapuan! Dasar kejam.. -,-)-. "Chester! Bangun! Nih, minum! Aku mau siap-siap.. Hoaaahm.. Ngantuuk.." ujarku sambil menguap. Aku langsung masuk ke dalam dan masuk ke kamar mandi, selesai mandi, aku memakai seragamku.
"Floe! Makan sarapan!" panggil ibuku. Aku pun turun kebawah, aku melihat roti isi daging yang sudah terpanggang dengan garing, sesuai seleraku! Aku memakannya dengan lahap, tapi kusisakan satu untuk kubawa ke sekolah. Setelah selesai, aku memanggil Chester untuk berangkat ke sekolah. Aku melirik jam tanganku, Oh! Jam 6:45! Aku harus buru-buru!
Kriiiiiing!
"Floe! Ayo ke lapangan! Ada pemberitahuan!" seru Vera. "Hah? Pemberitahuan? Malaas! Paling disuruh berdiri satu setengah jam lagi.. Huh! Tidak mau!" balasku. "Alaah.. Ayo!" Di lapangan sudah berjejer murid-murid yang sedang berkeluh kesah. 'Ada pemberitahuan apalagi, ya?' batinku. Pak Kepala Sekolah mulai naik ke atas podium. "Ehem! Perhatian semua! Dimohon untuk tidak mendekati area kebun Pohon Kehidupan sekolah untuk beberapa waktu ini! Terdapat sekumpulan Bunga Keabadian di sana! Barangsiapa mendekati, akan ditahan oleh Kurcaci Penjaga, tetapi mereka adalah makhluk yang tak kenal kompromi! Barang siapa masuk terlalu dalam, tak akan mereka tahan! Terima kasih."
To be continued..