Pages

Sunday, 24 March 2013

Immortal Flower -(Part 2)-

Tuesday, 14th June '2030

    "Apa? Bunga keabadian?" tanya Vera. "Memang tadi malam kau tak melihat isyarat merah!?" tanyaku balik. Vera menggeleng, aku merengut kesal, lalu aku memanggil sapu terbangku, Chester, kemudian menyuruhnya menceritakan apa yang terjadi. "Aha? Ho? Ohem? Ha!! Aku mengerti! Suara ledakan, dan percikan api? Ya, kemarin ayahku yang bekerja di departemen keamanan memang pulang larut malam, tapi aku tak tahu kenapa, mungkin karena bunga itu, ya!! Aku tahu, sekarang! Terima kasih Chester, Terima kasih.. Floe.. Ehehe.." jelas Vera. Aku mengangguk, setelah ini aku harus kembali ke kelas, karena waktu istirahat sudah usai! Di dalam kelas, tak banyak anak yang membicarakan isyarat merah itu, mungkin karena tak ada yang mau bangun jam 1 malam! Oh, iya.. tahu mengapa suara ledakan dan percikan api disebut isyarat merah? Karena api yang sudah memercik ke langit menunjukkan kondisinya sudah parah sekali, ada juga isyarat kuning dan hijau, keduanya mempunyai suara ledakan dan percikan api, namun, suara dan level percikan api-nya berbeda.

Kriiiiing!

    Bel makan siang berbunyi, aku dan Vera mengambil makan siang masing-masing,dan mengambil sapu terbang, karena kami malas jika makan di bawah,--di taman-- ribut! Dan pasti tidak kebagian tempat. "Hei, Floe! Disini saja! Anginnya lumayan!" seru Vera. "Baiklah, tunggu, aku mau menyesuaikan Chester dulu!" jawabku. Sapu terbang bisa disesuaikan, mau berdiri, atau tiduran, biasanya kalau tiduran, kita bisa duduk dan berdiri diatasnya tanpa jatuh, karena sapu terbang-lah yang menyesuaikan keseimbangannya! Setelah makan siang, ada pelajaran Herbologi, temanya tentang bunga! Kebetulan sekali!

    "Duduk anak-anak!" perintah guru. "Baik, bu!" jawab kami. Guru pun mulai menerangkan tentang macam-macam bunga sihir, ada bunga kematian, bunga obat, bunga yang membuat kita bernapas di air jika kita makan, bunga terbang, bunga bulu, dan, bunga keabadian! Saat bunga keabadian dijelaskan, aku baru tahu jika seseorang mencabut bunga itu, ia akan mati dengan mengenaskan, tapi jika seseorang hanya menjilat bunga itu karena kelaparan, maka orang itu akan abadi selamanya. "Tapi kenapa isyarat merah disebarkan hanya karena bunga itu, bu?" tanyaku. Guru itu terbelalak, sepertinya ia kaget. "Karena bunga itu bisa membawa marabahaya, nak! Bunga itu tersebar dalam satu kebun pohon kehidupan! Jika empat orang saja mencabut empat bunga, maka dunia ini akan diserang oleh sihir gelap! Itu pernah terjadi satu abad yang lalu! Berhati-hatilah, bunga itu bisa menarik siapapun untuk mencabutnya!" jawab guru itu.

Kriiiing!

    Bel pulang berbunyi, entah kenapa aku tak langsung terbang saja dengan sapuku, tapi aku tertarik untuk berjalan kaki saja hari ini. Di telingaku masih terngiang-ngiang nasihat guru Herbologi yang tadi. Di rumah nanti, aku mau bertanya  pada ayah dan ibu saja! Tik! Tiba-tiba mataku menangkap sepucuk bunga yang sangat indah! Kelopaknya berwarna merah muda dan putih, dan tangkainya tegak! Oh, indahnya! Aku jadi ingin memetiknya! Tanganku terjulur untuk mengambil bunga itu. Tetapi... "JANGAN!!!"


To be continued..

Saturday, 23 March 2013

Immortal Flower -(Part 1)-

Monday, 13th June '2030

Kriiiing!!

    Bel pulang sekolah berbunyi, aku segera mengambil tasku di loker dan melangkah menuju gerbang sekolah, hari ini aku pulang cepat, karena, para guru akan mengadakan rapat dengan sekolah sebelah. Aku segera mengambil sapu terbangku, dan.. Wuush! Aku meluncur! Yap, ini adalah negeri sihir! Namaku Floe! Aku tinggal di Several City, aku bersekolah di Wales Magical School--setara SMP dan SMA--, kelas satu, sekarang, tunggu apalagi? Ayo kita mulai!

    "Ibu! Aku pulang! Pulang cepat, karena para guru sedang rapat dengan beberapa sekolah lain.. hoaahm! Aku tidur dulu ya!" seruku. Ibu tidak menjawab, ia sedang merajut, dan.. seperti biasanya, ia memakai tudung telinga (:P) untuk mendengarkan musik.Aku tertidur dengan cepat, dan bangun pada waktu makan malam. "Floe!? Kau tertidur selama 3 jam tanpa mengerjakan pe-ermu!? Ya ampun! Berapa kali ibu harus menjelaskan! Bla..bla..bla..~" ibu terus marah-marah. Aku langsung saja mengambil handukku dan berlari ke arah kamar mandi belakang dan mandi selama 5 menit, setelah mandi aku masuk keruang makan, mengambil makanan, dan memakannya dia atas--maksudnya sambil terbang-- agar tidak dimarahi ibu. Tiba-tiba, wuush!! Satu sapu terbang melewatiku dengan cepat, ah, itu pasti Dave, kakak laki-lakiku, ia memang satu sekolah denganku, tapi ia duduk di kelas 5, ia lebih sering dimarahi ibu karena pulang telat. Setelah makan malam, seluruh anggota keluarga naik ke atas untuk beristirahat. Jam menunjukkan pukul 10:30, saatnya tidur, tapi hari ini aku tidur lebih dulu, karena Dave menerima hukuman dari ibu dan ayah karena pulang terlambat, yah.. Aku nikmati saja kamar yang masih tenang ini! Selamat tidur! Hoaahm! Tapi, 5 menit kemudian aku terbangun, kulihat Dave sudah meringkuk di tempat tidurnya, aku mendengar suara-suara seperti sapu yang terbang dengan cepat, aku menghitungnya, ada 5 sapu terbang yang terdengar terbang! Siapa itu? 3 menit kemudian terdengar suara ledakan, dan terperciklah api! Terlihat di langit sebelah timur! Sepertinya ada bahaya! Aku langsung meringkuk lagi di selimut, dan jatuh tertidur.

Tuesday, 14th June '2030

PUK! PUK!

  "HUUACHIM!!" terdengar suara orang bersin."FLOE!! PERINTAHKAN SAPU TERBANGMU AGAR JANGAN MEMBANGUNKAN KAMI!!!" suara teriakan menggelegar itu langsung membuatku terlompat dari tempat tidur dan menuju asal suara, ternyata sapu terbangku, Chester, salah orang lagi! Seharusnya, masing-masing sapu terbang--berfungsi sebagai weker+alat transportasi-- membangunkan pemilik masing-masing! Sapu terbangku, Chester malah membangunkan orang tuaku! Dasar Chester! Aku langsung membawanya ke tampat penyimpanan sapu keluargaku. "Chester! Kau seharusnya membangunkanku!"seruku memberitahu. "Kenapa Chester? Kau melihatnya juga?" tanyaku, aku paham gerak-gerik sapu terbang. Yap, ternyata ia ketakutan semalam, karena melihat apa yang aku lihat juga semalam, ternyata itu adalah tanda ditemukannya Bunga Keabadian!

To be continued..
Gyaaa!! Lutunaaa!! Huu!

Hamster Generasi Terakhir! (^w^)v



Lucu, kan? Ini namanya Hamsy! Tapi udah mati..

Special Thank's

Makasih ya, Anis! Mau ngajarin gue ganti templates dari btemplates (yang tadinya gue gak ngerti sama sekali) sampai akhirnya gue ngerti.. makasih ya! Terus semangat bikin blog!

Wednesday, 20 March 2013

Hamster Generasi Pertama :P


Puisi

Puisi ini, mencerminkan indonesia, dari sisi sesungguhnya.. mungkin sepele, tapi sangat berarti untuk rakyat kecil..


                                                                           Kekeringan

Air, sumber kehidupan,
untuk tenaga,
untuk kebutuhan..
sehari hari,
tapi,


sekarang, air..
sangat sulit didapat,
oleh rakyat kecil
karena kekeringan..


Dan, kurang perhatian
dari pemerintah
contohnya,
di Indonesia ini..


Di kota,
pipa-pipa besar,
mengalirkan air,
dengan borosnya..


Di kamar mandiku,
aku sering mengalirkan air,
dan lupa mematikannya!
Betapa buruk sikapku!


Yuk, mari..
hemat air..
karena saudara kita,
sedang mengalami kekeringan..


AYO HEMAT AIR!! INDONESIA!!

Tips Merawat Hewan!

Hay hay haaaay!! Ketemu lagi! Oh! Gue mau ngasih kalian tips buat ngerawat heeewan! Kali ini Tips Merawat Hewan mau ngebahas tentang merawat Hamster! Kebetulan, dulu gue punya tuh hewan, tapi 4 generasi semuanya matii! Huweeeah! (Curhat, nih?) Lanjoooot!!

1.Cara Memberi Makan!
Kalo mao ngasih makan hamster, ada baiknya kalo pake tempat makan yang bisa dijangkau sama ci imoet inih! Atawa, klo gak poenya, kasih atawa taburin aja di lantai kandang, tapi, itu bikin kotor.. Terus, klo mo ngasih makan, jangan tanggung2! Langsung aja! Misalnya, paket 2 hari, atau bisa bwt seminggu.. jangan kyak ksh makan kucing! Pagi, siang, sore.. Okeh?

2.Tempat Minum Ci Imoet!
Ini, nih.. yang sering kejadian ama gue.. Tempat minum yang berlumut! Iyeow.. Tempat minum, harus sering sering dibersihin.. supaya gak ada lumutnya.. misalnya, klo udh ada lumutnya, dibersihin pke cotton bud, di congkel2 gitu, biar lumutnya ilang, yah.. tapi gak jamin semua bisa keluar, ya! Soalnya, tau sendiri, kan? Tempat minum hamster bentuknya kayak gimana?

3.Mandiin Hamster!
Hamster, harus dimandiin, paling gak, seminggu sekali.. Weits! Tapi jangan pake air! Di petshop, tersedia pasir buat mandi hamster, ada yang kasar, sampai yang paling halus.. kalo mo seger, ada juga, kok, yang berbau atau berasa mint.. Okeh?

4.Kandang!
Selain kebersihan si imoet, tentu, kandang ci imoet harus dibersihin juga dong? Waktunya? Sama kayak waktu mandi si hamster.. seminggu sekali! Oh, iya.. minimal kita punya dua kandang ya! Sebagai cadangan hamster tinggal saat kandang lamanya dicuci!

Okee! Segitu aja dulu, ya! Jangan lupa! Hamsternya juga harus keluar buat jalan jalan, atau bisa juga pakai bola hamster yang bisa nggelinding nggelinding itu! Okey? Bye!!

Monday, 18 March 2013

Cerpen

                                                  Rumah Hantu Di Komplek Kami (Part 2)

  
"Terus Om!?"

"Om ketakutan banget! habis itu om langsung ngebut sampai ke jalan raya.. dah! tidur sana! udah jam 8 lhoo! besok sekolah!"

"Yaah.. besok cerita lagi, ya, om! jangan pulang dulu besook!"

"Oke deh!"

                                                                           ^,^ legaa

"Istirahaat! Huuh.. akhirnya!"

"Rin, aku ada bahan buat misteri, nih!"

"Apaan, tuh, Sien? Apaan tuh?" Semua langsung mengelilingi Siena.

"Kalian tahu misteri cerita hantu di rumah di gang melati itu? Tau doong.. Ya kan?"

"Ya, taulaaah.. trus? kenapa?"

"Om-ku, pernah ngalamin kejadian, loh.."

"Hah!? Beneran, Sien!?"

Akhirnya, Siena nyeritain kejadian itu.. tapii.. gak gue tulis.. sori yah! Liat aja di Part 1, okeh? Siiip!

                                                                           ',' nyelidikin, ah!

"Malem, jam 11, oke?"

"Sip! Kita bertiga, nih?" Tanya Rinn.

"Sure! Yuk!"

Jam Sebelas Tepat

"Hey! Yuk!"

Mereka-pun sampai di depan rumah hantu itu dengan gemetaran..

"Anak-anak, mau kemana?" sebuah suara yang sangat halus mengejutkan mereka.

"Mau ke.. dalam, tante,"

Wanita itu tersenyum maniiis sekali, sebelum membalik badan, dan pergi.. Memang tak ada bolongan di punggungnya, tapi ia tak menginjak tanah!! Dan ternyata.. ternyata.. tubuhnya!GOSONG!!

"AAAAAAAAAAH!!!!!" wanita itu menjerit seperti kesakitan, sebelum akhirnya..

BRUK!!

Siena dan teman-temannya pingsan.. Ternyata benar itu adalah sarang hantu.

Cerita sebenernya ternyata begini!

Konon, katanya, dulu.. ada tiga orang anak, lagi main di rumah itu.. dulu rumah itu rumah guede! Rumah orang kaya, lah, gitu.. terus, tiba-tiba, rumah itu kebakar karena ledakan gas, nah, anak-anak itu kena.. anak-anak itu sekitar 18 tahunan, gak taunya, emang ada orang yang sengaja ngelakuin itu.. trus katanya, hantu anak-anak itu mo balas dendam, jadi, setiap ada orang yang lewat di gang itu malem-malem, mereka gangguin.. paras mereka emang cantik atau ganteng.. tapi kalo balik badan, mereka gak nginjek tanah, dan badan mereka gosong, atau sampe keliatan dagingnya.. HIIIIIY!!


                                                                             >< Gyaaaah!!

Naaah! Tamat! Gimana? Sereum kan? Oke deh! Sampe ketemu! Bye!